Padi dan Ikan Di Sawah Janjikan Pendapatan Ganda

Padi dan ikan tumbuh bersama-sama di sawah Pertanian. Penelitian menunjukkan 2 spesies sekaligus menjanjikan pendapatan ganda.Teknik pertanian tradisional budidaya padi dan ikan sisi-by-side bisa membantu petani kecil mendapatkan lebih banyak uang dari hasil panen dan mengurangi dampak lingkungan.

Ketika ikan diperkenalkan ke bidang genangan padi, petani mampu menumbuhkan jumlah yang sama monokultur gabah padi konvensional.

Budidaya Padi-ikan mengurangi dampak lingkungan bahan kimia pertanian dan membantu membuat beras pertanian lebih menguntungkan.

“Di daerah tanah dan air terbatas baik produksi padi dan ikan, penting untuk melakukan RF (rice-fish) co-culture,” kata Xin Chen, agronomis Zhejiang University di China, melapor ke Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Teknik ini harus dikombinasikan dengan teknik modern seperti irigasi dan mesin. Ikan berupa spesies asli yang lezat sehingga petani bisa menjual dengan mahal.

Selain itu menghemat pupuk dan pestisida menghabiskan 60-70 persen total biaya produksi padi. Ikan secara signifikan menurunkan risiko penyakit selubung padi, jumlah gulma dan hama seperti wereng.

Dengan jumlah nitrogen dalam ekosistem, teknik RF juga meminimalkan kebutuhan pupuk. Tanaman padi memberikan keteduhan, sehingga menjaga air dingin dan ikan tetap aktif bahkan selama musim panas.

“Ini sistem berguna melawan kemiskinan dan ketahanan pangan di daerah tropis. Memberi 2 kali penghasilan dibanding hanya tanaman padi,” kata Zainul Abedin dari International Rice Research Institute, di Filipina.

“Semakin penting untuk memastikan produksi makanan memberi protein yang cukup kepada penduduk,” kata Paul Kiepe dari Africa Rice Center’s representative for East and Southern Africa.


Ecological mechanisms underlying the sustainability of the agricultural heritage rice–fish coculture system

Jian Xie1, Liangliang Hu1, Jianjun Tang1, Xue Wu1, Nana Li1, Yongge Yuan1, Haishui Yang1, Jiaen Zhang2, Shiming Luo1, and Xin Chen1

  1. College of Life Sciences, Zhejiang University, Hangzhou 310058, China
  2. Department of Ecology, South China Agricultural University, Guangzhou 510642, China

PNAS November 14, 2011

Tentang robby58

Robby Asti Pratama. SP Seorang Penyuluh THL TBPP Angkatan III Thn. 2009, bekerja di WKPP Aro, Kec. Muara Bulian, Kab. Batang Hari, Jambi. "Hidup adalah perjalanan panjang menuju kemuliaan, kemuliaan adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Tak perlulah melihat sejauh mana perjalanan yang telah dan akan ditempuh..."
Pos ini dipublikasikan di Budidaya. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s