Ganoderma: Ganas Terhadap Sawit tapi Obat Tradisional untuk Tumor dan Kanker

Ganoderma adalah jamur patogen yang menimbulkan kerusakan besar pada perkebunan kelapa sawit. Jika serangan Ganoderma diperhitungkan terhadap produksi dan harga minyak sawit nasional saat ini, maka kerugian negara pada tingkat kematian sawit 1% mencapai US$ 256 juta per tahun. Dengan memperhitungkan satu tanaman sawit seharga Rp. 2.6 juta dengan tingkat kematian sampai dengan 40%, maka kerugian sudah sangat luar biasa.

Dr. Ir. Darmono Taniwiryono, Msc. Kepala Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia (BPBPI) mengatakan di balik keganasannya sebagai penyakit tanaman, ternyata jamur patogen ini pada spesies yang berbeda, juga memiliki manfaat sebagai obat bagi manusia. Berbagai komponen kimia yang dapat menyembuhkan penyakit dari tumor, kanker, hingga penurun kolesterol.

Bahkan dalam banyak buku sejarah dinyatakan para Kaisar China pada jaman dulu juga memanfaatkan ganoderma sebagai obat tradisional untuk meningkatkan kesehatan dan keperkasaan pria.

“Nilai perputaran uang yang terkait dengan bisnis ganoderma sangat tinggi dan diperkirakan mencapai jutaan milyar dolar. Harga dipasaran berbagai macam ganoderma yang dari perkebunan kelapa sawit pun laku dijual sebagai bahan baku obat tradisional,” jelasnya pada acara Simposium Nasional dan Lokakarya Ganoderma sebagai Patogen Penyakit Tanaman dan Bahan Baku Obat Tradisional di Bogor (02/11).

Dua sisi potensi ganoderma yang sangat berlawanan ini yaitu potensi bahayanya yang besar dan potensi manfaatnya yang juga besar, membutuhkan sistem pengelolaan yang baik untuk jamur ini. Tujuannya agar pengembangan industry ganoderma ke depan harus dilakukan secara bijaksana agar tidak mengganggu perkembangan industri sawit, industri pulp dan kertas.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan, pengusaha obat tradisional perlu mencermati upaya yang aman agar budidaya jamur ini tidak serta merta menjadi sumber percepatan penyebaran penyakit bagi tanaman. Pengusaha perkebunan juga perlu mencermati agar misalnya usaha integrasi sawit sapi yang telah dirintis juga tidak terganggu dengan resiko penyebaran ganoderma di perkebunan sawitnya.

http://sinartani.com

Tentang robby58

Robby Asti Pratama. SP Seorang Penyuluh THL TBPP Angkatan III Thn. 2009, bekerja di WKPP Aro, Kec. Muara Bulian, Kab. Batang Hari, Jambi. "Hidup adalah perjalanan panjang menuju kemuliaan, kemuliaan adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Tak perlulah melihat sejauh mana perjalanan yang telah dan akan ditempuh..."
Pos ini dipublikasikan di Hama & Penyakit. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s