PENGENDALIAN OPT TANAMAN MELON

Buah melon hasil dari salah satu tanaman semusim yang baru-baru ini banyak petani yang mengembangkan, karena banyak diminati masyarakat dan memiliki harga yang relatif tinggi baik untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri. Tantangan dalam menghadapi era globalisasi serta perdagangan bebas, pengembangan melon harus sesuai tuntutan konsumen terhadap mutu produk dan jaminan keamanan pangan.

Untuk mendapatkan mutu produk dan jaminan keamanan pangan dapat diupayakan mulai dari budidaya tanaman, termasuk pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

Pengertian
Pengendalian OPT adalah tindakan yang dilaksanakan untuk mencegah kerugian pada budidaya tanaman yang diakibatkan oleh OPT (hama, penyakit, dan defisiensi unsur hara) dengan cara memadukan satu atau lebih teknik pengendalian yang dikembangkan dalam satu kesatuan.

Tujuan
Pengendalian OPT dilakukan bertujuan untuk menghindari kerugian ekonomi para petani, berupa kehilangan hasil baik pengurangan jumlah (kuantitas) maupun penurunan mutu (kualitas) produk.

Peralatan dan Fungsinya
Peralatan dan masing-masing fungsinya yang digunakan dalam pengendalian OPT tanaman melon sebagai berikut:

No.

Alat dan Bahan

Fungsi

1.

Sprayer (aplikator) untuk menyemprotkan bahan pengendali OPT ke tanaman.

2.

Bahan pengendali OPT (pestisida, agensi hayati) untuk mengendalikan OPT.

3.

Bahan perekat untuk merekatkan pestisida pada tanaman agar tidak mudah tercuci oleh air/hujan.

4.

Bahan perata Agar pestisida dapat membasahi seluruh permukaan tanaman yang disemprot.

5.

Air Untuk bahan mencampur/melarutkan pestisida.

6.

Alat pengaduk Untuk mengaduk pestisida dan air.

7.

Takaran (gelas ukur) Untuk menakar pestisida.

8.

Sarung tangan/masker/kacamata/topi/sepatu bot/baju dan celana panjang Untuk melindungi tubuh (tangan, muka, mulut, hidung, mata, kepala dan kaki) dari kontaminasi pestisida.

9.

Penangkap OPT terdiri dari: botol bekas air kemasan/toples plastic, kapas, methyl eugenol, perangkap kuning (yellow trap) atau brongsong Untuk melindungi buah dari serangan lalat buah.

10.

Ember/drum Untuk melarutkan pestisida.

Tentang robby58

Robby Asti Pratama. SP Seorang Penyuluh THL TBPP Angkatan III Thn. 2009, bekerja di WKPP Aro, Kec. Muara Bulian, Kab. Batang Hari, Jambi. "Hidup adalah perjalanan panjang menuju kemuliaan, kemuliaan adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Tak perlulah melihat sejauh mana perjalanan yang telah dan akan ditempuh..."
Pos ini dipublikasikan di Hama & Penyakit. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s