Infrastruktur Pertanian di Papua Barat Perlu Perhatian

JAKARTA — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron, mengatakan, banyak hal yang perlu diperhatikan bagi pembangunan di wilayah Papua Barat. Salah satunya perlu adanya peningkatan serta perhatian dari pemerintah terhadap  infrastruktur pertanian dan perikanan di wilayah tersebut.

Herman Khaeron selaku pimpinan rombongan saat kunjungan kerja komisi IV di wilayah Papua Barat mengatakan, tidak dipungkiri ada beberapa kemajuan juga di wilayah Papua Barat.” Secara umum menunjukan kemajuan baik pembagunan infrastruktur, ekonomi, maupun kesejahteraan rakyat,” tegas Herman saat dihubungi wartawan dari Jakarta, Rabu (2/11).

Namun menurut dia, yang perlu ditingkatkan perhatian pemerintah pusat yakni mengenai pembangunan infrastruktur pertanian dan perikanan. Bilamana hal itu dilakukan dirinya yakin Papua Barat akan terus maju.

Apalagi, menurut Ketua Departemen Pertanian DPP Partai Demokrat ini, lahan pertanian di Kabupaten Sorong banyak yang terlantar dan tidak dimanfaatkan secara optimal.

Hal tersebut lantaran terbatasnya akses pasar dan sistem pengairan  yang tidak tertata dengan baik. “Kita harapkan pemerintah provinsi harus segera mengajukan perubahan tata ruang kepada pemerintah pusat berkaitan dengan peruntukan yang sudah tidak sesuai dengan pemanfaatannya,” tegas Herman.

Menurutnya, salah satu yang juga perlu diperhatikan yakni penataan ulang pelabuhan perikanan Kota Sorong dan penyelesaian pelabuhan perikanan Kabupaten Sorong.

Temuan lain ada di Kabupaten Raja Ampat. Menurut dia, seluruh fasilitas pemerintah daerah, perumahan, jalan, dan lain-lain sudah  melanggar peruntukannya karena masih berstatus hutan lindung dan cagar alam.”Seharusnya tidak boleh seperti itu. Kedepan harus diperbaiki,” harap Herman. (boy/jpnn)

Tentang robby58

Robby Asti Pratama. SP Seorang Penyuluh THL TBPP Angkatan III Thn. 2009, bekerja di WKPP Aro, Kec. Muara Bulian, Kab. Batang Hari, Jambi. "Hidup adalah perjalanan panjang menuju kemuliaan, kemuliaan adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Tak perlulah melihat sejauh mana perjalanan yang telah dan akan ditempuh..."
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s