BUDIDAYA KEDELAI

BUDIDAYA KEDELAI DENGAN PMMG RHIZO-PLUSPENDAHULUANPM MC  (pupuk mikroba mulii guna) uniuk kedelai disebut dengan Khizoplus merupakan pupuk yangmcngnndunp mikroba efektif mengikat N udara dan melarutkan Pluislal serta dilengkapi dengan unsur hara mikro, untuk pemacu tumbuh kedelai. Dengan demikian PMMG rhi/oplus dapal meningkatkan penyediaan unsur N dan P bagi tanaman.PMMG Rhizo-plus merupakan pengembangan inokulum rhizobium komersial yang terdiri dari beberapa jenis mikroba efektif mulliguna (hradyrhizobia dan mikroba pelarut Phosfat) asal Indonesia yang dilengkapi dengan hara mikro, keunggulan dari PMMG Rhizo-plus mampu beradaptasi pada lahan bukaan baru, lahan masam, lahan sesudah padi dan daerah kering. Dengan demikian aplikasi PMMG mampu menekan penggunaan Urea sampai 100% dari takaran rekomendasi dan TSP/SP36 sampai 50%.

TEKNOLOGI BUDIDAYA

Penyiapan Lahan

*      Untuk meningkatkan produksi dan produktivitas lahan diolah dengan eangkul atau bajak sebanyak 1 kali dan kemudian ratakan dengan rotari atau garu.

*      Untuk menghindari penggenangan disaal musim hujan buatlah saluran drainase, setiap saluran dibuat panjang 20 m dalam 20-25 cm dan lebar 30 cm. Jumlah saluran untuk setiap hektar adalah 25 buah.

 Persiapan Benih

*      Benih yangdipilih adalah benih unggul danbcmiuhi dengan ciri-ciri; bernas, homogen (tidak bercampur dengan benih atau kotoran lain)

*      Mempunyai kemampuan tumbuh lebih dari 90%.

*      Varietas yang digunakan antara lain ; Bromo. Argomulyo, Kipas Putih, Wilis. Lokan. Malabar.

*      Kebutuhan benih untuk setiap hektarnya 35-40 kg, tergantung varietas yang digunakan.

*      Benih yang terpilih untuk ditanam dibasahi dengan air secukupnya, kemudian campurkan dengan PMMG Rhizo-plus sampai merata.

*      Untuk I kg benih kedelai gunakan 5 gram PMMG Rhizo-plus.

*      Pencampuran dilakukan di tempat yang teduh dan lidak terkena sinar matahari langsung agar mikroba yang terkandung tidak rusak/mati.

Penanaman

*      Penanaman dilakukan dengan tugal sedalam 3 cm dengan jarak 40 x 10 cm sebanyak 2 butir/lubang.

*      Kemudian lubang tanam yang telah berisi benih diberi Furadan 3G (Curatcr) dengan dosis 20 kg/ha agar terhindar dari lalat bibit, semut dan ulat-ulat tanah.

*      Kemudian tutuplah lubang tanam dengan menggunakan tanah lapisan permukaan.

 Pemupukan

*      Pupuk diberikan sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan anjuran setempat.

*      i )osis pupuk yang biasa digunakan tanpa rhi/o-plus antara lain Urea 50 kc. TSP 100 kg. KCL 50 kg/ha.

Sedangkan dengan menggunakan Rhi/o-plus adalah l/rea 0 kg. TSP 50 kg dan KC\ 50 k^’ha.

*      Pupuk I’SP dan KCI. diberikan seluruhnya bersamaan pada waktu tanam.

 Penyiangan

*      [.akukan penyiangan sebanyak 2 kali pada umur 15 hari selelah tanaman llISl) dan 30 MSI I sesuai keadaan!

*      Penyiangan dapat dilakukan secara mekanis tdisiang tangan) atau menggunakan herbisida.

% Bila menggunakan herbisida lakukan secara hati-hati agar tanaman tidak terkena herbisida.

 Pengendalian hama/penyakit

Kendalikan hama penyakit sesuai dengan konsepPHTthilaserangan haniapenyakit telah mencapai ambang ekonomis haru dilakukan penyemprotan dengan Insektisida untuk hama dan Fungisida untuk penyakit).

 Panen

Panen dilakukan bila lebih kurang 90% daun telah berwarna kuning dan rontok serta biji telah mengeras.

 PASCA PANEN

*     Setelah panen, lakukan penjemuran sampai kering (kadar air + 14%)

^ Selanjutnya keluarkan biji kedelai dari polongnya dengan cara dipukul-pukul atau dengan menggunakan tresser

$l!niuk menjaga kemurnian biji kedelai lakukanlah peyelekstan dengan eara memilili biji yang baik dan benar-benar bersih, yang tidak baik akibat serangan haniapenyakit serta kotoran-kotoran lain disisihkan

^ Setelah biji benar-benar bersih dan murni lakukanlah pengepakan dengan menggunakan karung plastik, kaleng, dll.

*     Simpanilah benih di tempat yang kering dan sejuk.

Tentang robby58

Robby Asti Pratama. SP Seorang Penyuluh THL TBPP Angkatan III Thn. 2009, bekerja di WKPP Aro, Kec. Muara Bulian, Kab. Batang Hari, Jambi. "Hidup adalah perjalanan panjang menuju kemuliaan, kemuliaan adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Tak perlulah melihat sejauh mana perjalanan yang telah dan akan ditempuh..."
Pos ini dipublikasikan di Budidaya. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s