Ada Kadal Air Malaysia, Komodo Kian Melaju

JAKARTA – Dukungan agar Pulau Komodo menjadi salah satu dari tujuh  Keajaiban Dunia (Seven Wonder) terus mengalir. Hingga 12 hari menjelang penentuan, jumlah SMS (short message service) yang dikirimkan masyarakat ke nomor 9818 hampir menembus 100 juta.
“Semalam saja SMS yang masuk 14,3 juta. Kalau totalnya sampai hari ini hampir menyentuh 100 juta SMS. Tapi kami tidak boleh menyebutkan angka pastinya karena itu menyalahi aturan,” ujar Ketua Pendukung Pemenangan Komodo (P2 Komodo), Emmy Hafidz kemarin. Dia juga tidak berani mengungkapkan berapa target supaya Pulau Komodo bisa menang.

Hanya saja, dia memberi gambaran bahwa dari 28 finalis dari berbagai negara, Yayasan Pendiri 7 Keajaiban Dunia (New 7 Wonder Foundation) menargetkan bisa meraih sebanyak 1 miliar SMS. “Awalnya ada 440 lokasi dari 220 negara, lalu disaring menjadi 77 nominasi, lalu disaring lagi menjadi 28 finalis. Nah, yang 28 finalis ini diserahkan ke masyarakat untuk menjadi Tujuh Keajaiban Dunia,” terangnya.

P2 Komodo merupakan lembaga di Indonesia yang mendapat lisensi untuk mengelola dukungan terkait penjurian 7 Keajaiban Dunia. Dengan mengirim pesan pendek Komodo ke 9818, masyarakat bisa ikut menyumbangkan suaranya untuk memenangkan Pulau Komodo di kancah internasional. Biayanya kecil hanya Rp 1 / SMS. “Ini masalah kebanggaan bangsa, nggak usah meributkan uang satu rupiah,” tukas Emmy.

Dia mengaku dukungan terhadap Pulau Komodo semakin meningkat akhir-akhir ini, terutama sejak beberapa tokoh masyarakat ikut berpartisipasi. Diantaranya mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, artis Olga Lydia, Fadli Padi, grup band Slank, RAN dan lainnya. “Saat Slank mengumumkan dukungannya, jumlah SMS yang masuk 10 juta dalam sehari,” ungkapnya.

Yang menarik, saat Malaysia mempromosikan Kadal Air untuk menyaingi Komodo Indonesia SMS langsung naik. Padahal Malaysia bukan termasuk 28 negara finalis. “Itu kan pinter-pinternya Malaysia saja, Kadal Air itu hanya semacam biawak bukan hewan purba. Tapi nggak apa-apa karena SMS buat Komodo langsung naik dari biasanya 3,5 juta sehari menjadi 6,8 juta,” tuturnya.

Di negara lain pun, waraga negara Indonesia bisa mengirimkan SMS dukungan kepada Pulau Komodo, namun dengan nomor tujuan sesuai operator telekomunikasi setempat. Hal itu banyak dilakukan oleh para TKI yang berada di Korea, meskipun Korea juga menjadi finalis mengunggulkan Pulau Jeju. “Kabarnya, Taiwan malah minta bantuan SMS dari Tiongkok, wah itu kan banyak warganya,” keluhnya.

Direktur Utama Sidomuncul, Irwan Hidayat mengaku telah menyumbangkan uang Rp 2,5 miliar untuk pembuatan dan penanyangan ikan “Ayo Dukung Komodo”. Namun pihaknya tidak akan mencantumkan merek perusahaan dalam iklan tersebut karena dilarang oleh penyelenggara. “Mereka meminta Rp 1 miliar kalau kita mau mencantumkan merek dalam dukungan itu,” cetusnya.

Pihaknya mendukung sepenuhnya agar Pulau Komodo bisa masuk menjadi salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Oleh karena itu setiap orang diharapkan bisa mengirimkan SMS dukungan yanag nilainya murah itu. “Semua karyawan sudah saya perintahkan kirim SMS minimal 50 kali setiap hari, uang pulsanya nanti saya yang ganti,” jelasnya. (wir/jpnn)

Tentang robby58

Robby Asti Pratama. SP Seorang Penyuluh THL TBPP Angkatan III Thn. 2009, bekerja di WKPP Aro, Kec. Muara Bulian, Kab. Batang Hari, Jambi. "Hidup adalah perjalanan panjang menuju kemuliaan, kemuliaan adalah memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Tak perlulah melihat sejauh mana perjalanan yang telah dan akan ditempuh..."
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s